Join for FREE | Take the Tour Lost Password?
[x]

deviantART

 
About Me Member Graphic Designer princess-cerulean22/Female/Indonesia Recent Activity Deviant for 4 Years
Needs Premium Membership
Statistics 12 Deviations
24 Comments
1,017 Pageviews

Wish... (short story)

Wed Sep 7, 2005, 12:46 AM
Wish...
sebuah cerpenku yang pernah menang lomba Gramedia..


“Aoki??”
Aku tersadar…Sirene Ambulans yang sejak tadi sayup-sayup kudengar menjadi lebih jelas…
Bau khas Antiseptic Iodine menyerangku…Aku benar-benar tidak tahu apa yang sedang terjadi…
Aku mengalihkan pandangan pada dua orang petugas berseragam putih yang berada dihadapanku, mereka sedang berusaha menyelamatkan nyawa seorang gadis yang terluka parah…
“Apa yang terjadi padanya?” aku bertanya.
Hanya saja sepertinya kedua petugas itu terlalu sibuk untuk menjawab pertanyaanku.
Entah karena penasaran atau apa, aku merasa aku harus melihat gadis itu.
Kulihat gadis itu terluka parah di bagian kepalanya, Seketika aku pun merasakan sakit yang sama…. Bukan…bukan rasa sakit karena perasaan simpati seperti ketika melihat seseorang terluka, tapi rasa sakit ini lebih nyata… aku benar-benar merasakan sakit pada kepalaku…Tapi mengapa?

Seperti tampilan slide, tiba-tiba berbagai potongan kejadian mengembalikanku pada sebuah kenyataan. Kenyataan mengapa aku ada di sini? di dalam sebuah Ambulans dengan luka parah di kepalaku….

Aoki…
Nama yang selalu ada dalam ingatanku, nama seseorang yang paling kusayangi….
Dan hari ini aku harus menemuinya, Aku berjanji untuk datang dan memberinya semangat pada acara Talent Scout yang dia ikuti.
Sore ini aku sengaja pulang lebih cepat dari Kairaku kafe agar bisa menemui Aoki, aku bisa membayangkan wajahnya yang gembira jika bandnya terpilih pada acara itu, dan aku yakin mereka pasti terpilih…
Aku masih mengira-ngira hadiah apa yang akan kuberikan pada Aoki, ketika aku mendengar teriakan orang-orang disekitarku, dan sebelum aku sadar apa yang sedang terjadi, tubuhku sudah terlempar sejauh lima meter dari trotoar tempatku berjalan.

Saat itu aku masih mendengar derap langkah orang-orang yang menghampiriku, dan gumaman-gumaman simpati mereka, “pengemudi yang mabuk…” “Sebuah sedan…” “Tabrak lari…”
Tapi tak seorang pun dengan segera menolongku.
Padahal aku harus bergegas untuk melihatmu tampil, sepuluh menit lagi… Aoki… tunggu aku…
Dan kemudian semuanya menjadi gelap.


Aku menatap tubuh penuh luka yang terbaring tidak sadarkan diri di hadapanku, Apakah aku akan mati?




09 Oktober…
Aku masih ingat hari itu… Hari ulang tahun Aoki… dan juga saat pertama kalinya kau mengenalku.
Aku juga masih ingat bagaimana Wata menertawakan wajahku yang panik saat dengan terpaksa mengantarkan pesanan makan siangmu di Kairaku Kafe tempatku bekerja.
“Kamu aja deh Ta… aku gak bisa..” tolakku waktu itu.
“Kenapa sih? Masa cuma gara-gara dia juniormu di kampus kamu jadi panik gitu?”
“A..aku bukannya panik …”
“Ah masa?… Ayo ngaku! Jangan-jangan kamu suka ya sama dia?” Tambahnya lagi seraya tertawa senang.
“Enggak…kok..gak mungkinlah…dia kan juniorku…” Aku masih mencoba mengelak.
“Ya udah, kalo gitu anterin dong..”
Dengan cepat Wata mendorongku. Aku menyerah. Akhirnya aku mengantarkan juga pesananmu, hanya saja karena panik dan gugup akhirnya Jus Mangga yang kau pesan dengan sukses menyiram kemeja biru yang kau pakai.

“Ma..maafkan aku!!” Seruku panik.
“Ha..ha.. gak papa lagi.. ternyata aku memang harus sial hari ini.”
“Eh?” aku menatapmu bingung.
“Iya, sebenernya hari ini aku ulang tahun… tadi di kampus aku sukses kabur dari anak-anak yang mau ngerjain aku, tapi ternyata kena juga disini…dan untungnya cuma jus mangga, bukan ramuan aneh kayak yang di buat anak-anak”
“Aah.. Maafkan aku…”
Aku benar-benar menyesal telah merusak hari ulang tahunmu waktu itu, Aoki.
“Aduh! Jangan minta maaf terus dong… ya udah, biar kamu tenang gimana kalo kamu traktir aku segelas jus buat ganti yang tumpah tadi?”
Tawarmu yang kemudian langsung kusetujui.

***

Waktu berjalan sangat cepat ketika seseorang sedang bahagia, mungkin pepatah itu ada benarnya juga. Seperti yang kurasakan saat itu, rasanya baru beberapa hari yang lalu aku mengacaukan hari ulang tahunmu. Dan tiba-tiba saja kita sudah seperti sahabat.
Kau pun sering mengunjungi Kairaku untuk makan siang, atau sekedar untuk berbicara denganku.

Aku senang kau mempercayaiku sebagai tempat untuk menceritakan semuanya, dari persoalan kampus sampai cita-citamu untuk menjadi seorang musisi terkenal, Dan juga tentang kelainan jantung yang kau derita sejak kecil.
Apa kau tahu Aoki? Aku sangat mengaggumi Aoki yang selalu bersemangat.
Kalau saja kau tidak menceritakan sendiri tentang penyakitmu, aku bisa saja tidak mempercayainya.
Seperti ketika tiba-tiba saja kau hilang dari penglihatanku selama lima hari, aku mencari-carimu di kampus, aku juga menunggumu di Kairaku, Aku tidak ingin mempercayai kabar yang kudengar bahwa kau masuk rumah sakit.

Karena ketika melihatmu terbaring di tempat tidur rumah sakit, aku merasa bahwa aku bukanlah seorang sahabat yang baik, aku tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghiburmu. Yang bisa kulakukan hanya menjenguk dan membawakan chocolate cake Kairaku yang kau sukai. Tapi aku selalu berharap seandainya aku bisa memberikan sebagian dari kesehatanku untukmu, pasti akan kuberikan dengan senang hati.
Sungguh! Aku paling benci jika harus melihat Aoki yang bersemangat terbaring sakit .

13 November…
Mungkin hari itu adalah hari yang paling membuatku bahagia.
Hari itu kau menyatakan perasaamu lewat sebuah lagu yang kau ciptakan sendiri.
Awalnya aku sama sekali tidak menyangka kau akan menyatakan perasaan yang selama ini selalu kupendam, padahal aku selalu merasa Aoki hanya menganggapku sebagai seorang kakak dan sahabat, tapi ternyata…
Yah… walaupun aku sempat hampir bertengkar dengan Wata yang mengingatkanku bahwa perbedaan usia kita bukanlah masalah…
Pada awalnya aku memang ragu, apakah KazeAoki benar-benar menyukaiku apa adanya, aku yang terpaut dua tahun dengan mu, dan aku yang tidak pernah dapat memberikan sesuatu yang berarti untukmu…

Mungkin kau tidak pernah tahu Aoki… kau adalah cinta pertamaku, karena cinta pertama tidak harus terjadi pertama kali juga kan? Aku akui dulu aku juga pernah memiliki seseorang yang aku sayangi, tapi perasaan untukmu benar-benar berbeda… aku selalu merasa takut jika suatu saat harus kehilanganmu…


14 Desember…
Satu bulan sejak kita jadian, dan selama itu pula aku merasa bahagia, aku selalu merasa aman jika bersamamu, Apakah kau merasakan hal yang sama denganku Aoki?
Dan hari itu pertama kalinya kau mengajakku kencan… kau membawaku ke tempat yang sangat akrab denganmu… dunia musik.
Aku senang kau mengenalkan semua itu padaku, meski pada awalnya aku sama sekali tidak mengerti… tapi lama-lama aku menikmatinya juga.
Aku jadi lebih bersemangat untuk mendukungmu menjadi seorang komposer terkenal.
Dan satu lagi yang tidak akan pernah aku lupakan… Ciuman pertama kita…


14 Februari…
Siang itu kau kelihatan sangat bersemangat ketika menemuiku di Kairaku.
Aku tahu kau sangat senang ketika akhirnya kau dan teman-temanmu mendapat kesempatan untuk tampil dalam sebuah Talent Scout.
Aku juga merasakan kebahagiaan yang sama denganmu .
Hanya saja aku merasa sedikit khawatir melihat wajahmu yang tidak seperti biasanya, kau terlihat lelah dan pucat Aoki..
Tapi kau hanya tertawa dan mengatakan bahwa aku terlalu khawatir…
Kau malah memberiku undangan untuk datang dalam acara tersebut, kau menginginkanku untuk menjadi pendukungmu iya kan Aoki?
Jangan khawatir, aku pasti akan selalu mendukungmu….

***

Aku memejamkan mataku untuk memastikan semua ini hanyalah mimpi buruk…
Aku berharap ketika aku membuka mata nanti, aku akan melihat wajah Aoki yang kusayangi…
Pintu ambulans terbuka lebar, aku tersenyum pahit …
Aku memang tidak bermimpi…
Tubuh gadis itu adalah aku sendiri…
Beberapa orang petugas kesehatan membawa tubuhku yang penuh luka ke unit gawat darurat dengan cepat. Sepertinya sudah tidak ada harapan… wujudku yang sekarang inipun sudah sesamar kabut yang tertimpa sinar matahari.


Aoki…
Maafkan aku…
Sampai akhirpun aku masih tetap tidak bisa melakukan sesuatu yang berarti untukmu.

Aku terpaku menatap pintu besar bertuliskan ICU, di dalamnya mereka masih tetap berusaha untuk menolong tubuhku.
Sebenarnya aku ingin masuk, tapi seakan ada tembok yang tidak tampak menghalangiku.
Akhirnya aku hanya pasrah.. aku terduduk di depan pintu.

Mungkin aku akan tetap berada disana selamanya jika aku tidak mendengar suara gaduh di kejauhan.
Sepertinya ada seseorang yang dibawa ke ICU juga…
Aku hanya menatap sekilas pemuda yang terbaring lemah itu.
Wajahnya pucat sekali dan dia tidak sadarkan diri…
Aoki?!
Tidak!!… jangan Aoki ku…
Aku mohon…

***



3 bulan kemudian…
Aku masih menatap wajahmu yang tertidur lelap di rumah sakit… tetapi aku tidak perlu merasa khawatir lagi sekarang…
Semuanya memang sudah berakhir untukku, tapi sebuah awal untukmu…
Dokter bilang memang kecil sekali kemungkinan seseorang bisa hidup dari jantung yang didonorkan orang lain, tapi aku rasa itu tidak berlaku untukmu Aoki…
Aku tahu kau bisa bertahan…
Aku yakin kau akan terus hidup…
Dan aku sangat-sangat yakin kau akan berhasil menjadi seorang musisi yang terkenal…
Karena aku akan selalu mendukungmu lewat setiap detakan jantung kita….


Dedicated for someone who gives me a beautiful love
I love You…
Wednesday, November 24, 2004, 6:45:55 AM

deviantID

Devious Info

  • Current Residence: Opaque Studio Grafis
  • Interests: design... and kitten!
  • Favourite movie: Chobits, Lion King and spongebob squarepant
  • Favourite band or musician: Ayumi Hamasaki and L' Arc N Ciel
  • Favourite genre of music: yang penting enak didenger
  • Favourite artist: Kyoko Fukada
  • Favourite poet or writer: JK. Rowling
  • Favourite style of art: Apapun yang enak dilihat
  • MP3 player of choice: Windows media player
  • Favourite game: Ragnarok
  • Favourite cartoon character: Chii
  • Tools of the Trade: Photoshop CS

deviantART Community Board

[x]

Comments


Flagged as Spam
Flagged as Spam
:iconrefudger:
hai!pa kbr negh?senengnya...pd rajin2 ya ngegambarnya!Keep up the good work, ok!!Tp...cm peringatan ya, jgn dkt2 si Ryuu Majin, ntar.....yah, pokoknya gt deh!:P
:iconifan80:
alo...aku wacth balik yah

--
:jedi: Mae the force be with u :jedi:
:iconryuumajin:
Iiiiiiiiih, ada kucing lucu nyasar ke DA! sini yuk, Abang pungut! Hiiiiiiiiiih! Lucunya ^^

--
A wise man said, "The best kind of a humankind is the one who is the most useful for everyone else,"
:iconprincess-cerulean:
emang ga boleh yah masang gambar kucing kesukaan kalo bukan buatan sendiri? hix.. hix..
:iconryuumajin:
Yah, sebaiknya sih fotonya kamu ambil sendiri. Kucing tetangga juga nggak masalah. Soalnya disini khan bukan sekedar galeri gambar, tapi galera karya, ya untuk berkarya dong :) Kalo cuman avatar sih nggak masalah

--
A wise man said, "The best kind of a humankind is the one who is the most useful for everyone else,"
:iconmalya:
mieeew... mieeewwww
sama-sama.... senang berkenalan... :3
:iconkotobi:
hi ^^ thanks for the comment and the faw ^_^
i´m using open canvas 3plus ^^
:iconunidentifystudios:
Welcome to :devart:

great photo of this kittycat :hug:

--
Visit my stock account: ~unidentify-stock

Site Map